June 16, 2009

Jackpot

Sore ini waktu aku duduk diberanda rumahku
aku melihat langit mulai mendung
baru sepenggal kata terlontar dalam benakku
sepertinya hampir hu…
lalu kata itu terhenti..
ada suara lain dalam hatiku..”yakin???”
lalu aku menjawab..”hmm mungkin saja…biasanya kan begitu..”

aku pun menatapi langit
dibalik wajahnya yang muram, aku melihat bayangan senyumnya..
seakan dia mengajaku bertaruh,,,
hujankah?? atau ini hanya pertanda bahwa malam akan datang lebih cepat..
pandangan ku melayang lagi ke tiang jemuran penuh dengan baju
aku berpikir lagi,, “angkat nggak yah???”
sekali lagi aku memandangi langit , nampaknya senyum itu bertambah lebar

aku berdiri, berjalan ke dekat tiang jemuran
hmmm hampir kering..aku layangkan pandangan ke atas …
“nggak lah…nggak akan hujan”
tapi aku teringat pepatah, “sedia payung sebelum hujan”
maka aku geser saja tiang itu ke sisi ber-atap
aku duduk lagi diberanda, secangkir kopi dimeja kecil itu sudah siap untuk ku teguh
ku nyalakan sebatang rokok
aku berbicara dalam hati, kalau aku bertaruh dengan manusia
pasti lebih mudah, tapi kalau bertaruh dengan alam
hmmm…agak sedikit mendekati susah

kopi dicangkirku sudah hampir habis
rokok dijariku sudah kumatikan
kulayangkan lagi mata ke langit
langit sore sudah hampir pulang keperaduannya
aku tersenyum,,,kalah taruhan…hujan ternyata tak turun
kalau saja aku biarkan jemuran itu pasti bisa kering lebih cepat

Dalam hidup kadang kita juga mau tidak mau
dihadapkan dengan sebuah taruhan seperti itu
dimana kita melihat dua hal dalam kemungkinan yang sama probabilitasnya
kadang juga waktu yang diberikan tidak terlalu banyak
hingga kita bisa berpikir terlalu panjang
kadang keputusan kita bukan lah pilihan yang tepat
namun kadang keputusan yang kita pikir kurang tepat
malah memberikan JACKPOT
hari ini nalurimu bisa benar…
esok lusa siapa yang akan tau…

0 comments: